Begitu cepat masa berlalu meninggalkan kita... Enam tahun bersamamu... Kututup segala duka derita.. Ku telan segala sengsara... Namun di hatiku kau masih yang terbaik... Kenapa? aku sendiri tiada jawapannya... Selalu aku yang merelakan segala perilaku.. selalu aku yang mengalah dan memaafkan.. Namun setelah enam tahun.. masih mampukah aku menahan tiap laku dan penipuanmu?
Enam tahun bersama aku masih tidak dapat membaca apa di hati mu sedang aku bersungguh-sungguh melahirkan isi hati dan perasaanku kepadamu... Aku yang terlalu obses dengan kasih sayang ku padamu..
Buta? ya aku memang buta selama ini.. kututup mataku... kututup telingaku dari mendengar dan melihat apa jua kesalahan yang kau lakukan... apa jua kesakitan yang kau hadiahkan... Enam tahun aku merahsaiakan segalanya...
Dimana katakan diamana salah silapnya, ku terasa-rasa hubungan kita berubah mengikut masa... kemana hilang kelembutan serta kemanisan yang pernah menghiasi hidupku... kemesraan lalu dingin dan membeku.... Tetapi hati tidak dapat dibohongi bila saja berjauhan aku merindu... setiap kali kau mendustai hati.. aku pasti dapat merasa... sembunyilah.. padamlah... namun akhirnya aku pasti akan mengetahui...
enam tahun aku hidup dengan pembohonganmu.. Enam tahun aku tertanya-tanya... Benarkah aku dipilih untukmu.. Atau aku hanya wanita yang sangat kau kasihani.. Yang kau perlu lindungi dari mata masyarakat... Tapi hakikatnya dalam hatimu kau masih lagi mancari CINTA untuk hatimu... dan CINTA itu bukanlah aku.. Aku hanyalah insan yang menumpang belas ihsanmu... Betapa aku hidup dalam penipuanmu...
Enam tahun ini.. terima kasih kerana membiarkan aku menyentuh dan membelaimu sepenuh kasih walaupun aku sendiri tidak pasti ikhlaskah dikau dalam memberi kucupan di dahi?? Enam tahun dan aku masih tidak mengerti apa keinginanmu.. Walau aku menuruti tiap permintaan namun dusta yang kau hadiahkan...
Terima kasih untuk Enam tahun ini... Enam tahun aku menjadi si bodoh yang mengikuti sahaja telunjukmu...
Dan enam tahun jua kau berhutang tiap titis airmata yang jatuh di pipiku buat mu...
terima kasih atas segalanya.. Aku bersyukur untuk enam Tahun ini... Syukur Ya Allah....
Thursday, June 28, 2012
terima kasih
Terima kasih atas segalanya...
Akhirnya aku tersedar jua..
Malu dengan diri sendiri..
Baru mengetahui sebenarnya selama ini..
Aku hanyalah dikasihani...
Aku hanya menumpang..'
Betapa malunya...
Kucanang kasih dan sayang...
rupa-rupanya adalah dusta dan khayalanku sahaja...
Terima kasih atas segalanya...
Terima kasih kerana mempermainkan perasaan dan keikhlasanku...
Demi Tuhan Kau kucintai setulusnya dan seikhlasnya..
Namun cintamu untuk siapa?
Aku tidak pasti...
Yang pasti bukan aku....
bukan aku di hatimu...
maafkan aku menjadi..
penghalangmu selama ini...
Akhirnya aku tersedar jua..
Malu dengan diri sendiri..
Baru mengetahui sebenarnya selama ini..
Aku hanyalah dikasihani...
Aku hanya menumpang..'
Betapa malunya...
Kucanang kasih dan sayang...
rupa-rupanya adalah dusta dan khayalanku sahaja...
Terima kasih atas segalanya...
Terima kasih kerana mempermainkan perasaan dan keikhlasanku...
Demi Tuhan Kau kucintai setulusnya dan seikhlasnya..
Namun cintamu untuk siapa?
Aku tidak pasti...
Yang pasti bukan aku....
bukan aku di hatimu...
maafkan aku menjadi..
penghalangmu selama ini...
Thursday, June 21, 2012
Deja Vu - Shila Hamzah
Aku bukan lemah tanpa cinta
Hanya tidak mampu sendiri tanpanya
Biarkan aku menangis kerna derita
Hanya tidak mampu sendiri tanpanya
Biarkan aku menangis kerna derita
Dia hadir mengubatkan rindu
Mengajarkan aku erti cinta
Namun semua tidak seindah ku sangka
Mengajarkan aku erti cinta
Namun semua tidak seindah ku sangka
[Chorus]
Dialah yang aku inginkan
Dia cinta yang kudambakan
Namun semua hanya tinggal mimpi
Terpisahnya cinta
Dialah yang aku inginkan
Dia cinta yang kudambakan
Namun semua hanya tinggal mimpi
Terpisahnya cinta
Aku harus melupakannya
Aku harus memadam rasa
Namun hati tidak pernah mampu
Melepas kau pergi
Aku harus memadam rasa
Namun hati tidak pernah mampu
Melepas kau pergi
Dialah yang aku inginkan
Dia cinta yang kudambakan
Namun semua hanya tinggal mimpi
Terpisahnya cinta
Dia cinta yang kudambakan
Namun semua hanya tinggal mimpi
Terpisahnya cinta
Setelah sedar dari mimpi
Harus ku terus hidup tanpamu
Kini ku pasrah segalanya
Tentang cinta
Harus ku terus hidup tanpamu
Kini ku pasrah segalanya
Tentang cinta
Tuesday, June 19, 2012
Selamat Hari Lahir Tita Alyah Amanda
![]() |
| Remember this flower? |
Selamat hari lahir dear Miss Tita Alyah Amanda...
Love You So Much....
Kita dekat namun terasa jauh
hati kita tetap satu tidak pernah beda
haluan menjarakkan
Biar apa terjadi
Kamu tetap di hati
Biar kamu dihanyut ombak
Aku setia mencari dan menuggu..
Saiy... may our friendship last forever...
hilang
Wujud di celah hati
dibelai sepenuh hati
ditinggal jua pergi
berkongsi tidak diingini
hilang umpama debu
hadir membawa cahaya
jiwa tidak menentu
hilang pertimbangan jua rasa
secebis kasih dipinta
dirayu agar diterima
dipujuk dan dimanja
hingga asyik menjelma
tersuntik semangat waja
cemburu dengan kejayaan
membara keinginan meneroka
ingin sekali menggapai cahaya
Tiba - tiba hilang kembali
tercari - cari namun tiada
untuk apa kembali andai ingin pergi lagi
kosong jiwa semakin sepi
dirasuk rindu
Namun siapakah yang mengerti?
akhirnya gelap meneman diri
dibelai sepenuh hati
ditinggal jua pergi
berkongsi tidak diingini
hilang umpama debu
hadir membawa cahaya
jiwa tidak menentu
hilang pertimbangan jua rasa
secebis kasih dipinta
dirayu agar diterima
dipujuk dan dimanja
hingga asyik menjelma
tersuntik semangat waja
cemburu dengan kejayaan
membara keinginan meneroka
ingin sekali menggapai cahaya
Tiba - tiba hilang kembali
tercari - cari namun tiada
untuk apa kembali andai ingin pergi lagi
kosong jiwa semakin sepi
dirasuk rindu
Namun siapakah yang mengerti?
akhirnya gelap meneman diri
Friday, June 15, 2012
untitled
Terngiang lagu sang bayu berkumandang di benakku mengungkit kembali kegemilangan dahulu... apa agaknya yang telah aku lakukan ke atas hidupku sendiri? Ke mana hilangnya impian dahulu? Terperangkap aku dalam kehidupan yang tidak pernah ku mimpi.. Betapa aku rindu akan tiap tenaga yang kukerah hingga mengalirkan keringat... Aku bosan duduk menghadap skrin berlindung di dalam kesejukan penghawa dingin. Aku rindukan cahaya matahari, rindukan kelembutan bayu dan deru ombak.. Aku rindukan keringat itu.. rindukan teman- teman yang lama ku tinggalkan... Ku tutup lembaran hidupku yang membahagiakan demi sebuah kehidupan realiti yang kutempuh dengan KEMALASAN yang semakin menjadi - jadi... mengeluh bukan penyelesainya.. Lalu aku kini bertekad merubah segalanya... Insyaallah... semoga impian jadi realiti...
Subscribe to:
Comments (Atom)



