Monday, January 17, 2011

Let It Go.....





 
There are people who can walk away from you.
And hear me when I tell you this!
 
When people can walk away from you: let them walk.
I don't want you to try to talk another person into staying with you,
 loving you, calling you, caring about you, coming to see you,
staying attached to you. I mean hang up the phone.
 
When people can walk away from you let them walk.
Your destiny is never tied to anybody that left.
 
People leave you because they are not joined to you.
And if they are not joined to you, you can't make them stay.
Let them go.
And it doesn't mean that they are a bad person, it just means that
 their part in the story is over and you've got to know when
 people's part in your story is over so that you don't
 keep trying to raise the dead.
You've got to know when it's dead.
 
You've got to know when it's over. Let me tell you something.
I've got the gift of good-bye. I believe in good-bye.
 It's not that I'm hateful, it's that I'm faithful,
 and I know whatever God means for me to have He'll give it to me.
 And if it takes too much sweat I don't need it.
Stop begging people to stay.
Let them go!!
If you are holding on to something that doesn't belong to you
and was never intended for your life, then you need to......
If you are holding on to past hurts and pains ......

If someone can't treat you right, love you back, and see your worth.....

If someone has angered you ........
If you are holding on to some thoughts of evil and revenge......

If you are involved in a wrong relationship or addiction.....

If you are holding on to a job that no longer meets your needs or talents

If you have a bad attitude.......

If you keep judging others to make yourself feel better......

If you're stuck in the past and God is trying to take you to a new level in Him......

If you are struggling with the healing of a broken relationship.......

If you keep trying to help someone who won't even try to help themselves.....

If you're feeling depressed and stressed ..........

If there is a particular situation that you are so used to handling yourself
and God is saying "take your hands off of it," then you need to......
 
Let the past be the past. Forget the former things.
 
Get Right or Get Left .. Think about it, and then.

 

Wednesday, December 22, 2010

Sebelum kita.....

Hari ini sebelum kita mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Fikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berkata-kata sama sekali.

Sebelum kita mengeluh tentang rasa dari makanan,
Fikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa,
Fikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

Sebelum kita mengeluh bahawa kita buruk,
Fikirkan tentang seseorang yang berada pada keadaan yang terburuk di dalam hidupnya.

Sebelum mengeluh tentang suami atau isteri anda,
Fikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk dipertemukan jodoh dan diberikan teman hidup.

Hari ini sebelum kita mengeluh tentang hidup,
Fikirkan tentang seseorang yang meninggal dunia terlalu cepat.

Sebelum kita mengeluh tentang anak-anak kita,
Fikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.

Sebelum kita mengeluh tentang rumah yang kotor kerana pembantu tidak mengerjakan tugasnya,
Fikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.

Dan di saat kita letih dan mengeluh tentang pekerjaan,
Fikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti kita.

Sebelum kita menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
Ingatlah bahawa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.

Dan ketika kita sedang bersedih dan hidup dalam kesusahan,
Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahawa kita masih hidup !

Marilah kita menjadi orang yang bersyukur atas segala nikmat dan kurniaan yang Allah berikan kepada kita.

Ingat janji Allah, barangsiapa bersyukur dengan nikmat yang diberikan kepadanya, maka Allah akan tambah lagi nikmat itu.
Sebaliknya, barangsiapa yang kufur atau tidak mensyukuri nikmat itu, maka sesungguhnya azab Allah amatlah pedih.
Fikir, renung, timbang dan muhasabah lah diri.

Kejadian itu...

Lunch ditengahari bersama teman2.... tiba2 seorang budak lelaki membetulkan zip seluarnya di hadapanku... Fizikal luarannya nampak seperti seorang budak lelaki normal... Namun tatkala dia duduk dimeja makan gerai itu, dia menepuk2 tangannya dan seakan2 sangat gelisah barulah ku sedari yang dia bukanlah senormal yang ku sangka...satu keluarga, enam orang, Ayahnya, ibunya,  mungkin dua adik lelakinya dan seorang adik perempuan.


Si ibu memanggil budak tersebut untuk duduk disebelahnya yang mana tempat itu telah diduduki adik perempuannya tadi. budak lelaki itu menggeleng2 dan menghentak2 meja tanda tidak setuju. Tiba2 aku terdengar si adik perempuan bersuara,


" Takmau2... Jangan bagi dia duduk dekat sini, biar dia duduk jauh2... Jangan dekat2.. tak mahu2... tak suka... biar dia duduk seorang2 kat hujung tu."


Si ibu menelan liur mendengernya.


Aku yang mendengar terus tersentap di hati... Ya Allah.. kasihannya budak itu, sudahlah berkeadaan istimewa, Adik sendiri tidak mahu mendekatinya... Apalah agaknya yang terdetik dihati budak itu bila di perlakukan sedemikian. Aku hanya memerhatikan sahaja. Sedih, melihatnya.


Apa agaknya yang akan terjadi andai ibu dan bapa dia tiada lagi nanti, terdetik di hatiku... Adakah dia akan dibela atau terus disisih dan dihina saudara sendiri... Tidak sanggup aku membayangkannya...


Hingga saat aku berlalu dari gerai tersebut aku masih terpandang budak itu... Sayu hatiku...


Nasib manusia kan? Kita tak tahu apa yang akan terjadi... 

Tuesday, December 14, 2010

~Syaitan Membantu Ke Masjid~





Seorang pemuda bangun pagi2 buta utk sholat subuh di Masjid.   Dia berpakaian, berwudhu dan berjalan menuju masjid.  Di tengah jalan menuju masjid, pemuda tersebut jatuh dan pakaiannya kotor.

Dia bangkit, membersihkan bajunya, dan pulang kembali ke rumah. Di rumah, dia berganti baju, berwudhu, dan, LAGI, berjalan menuju masjid .

Dlm perjalanan kembali ke masjid , dia jatuh lagi di tempat yg sama! Dia, sekali lagi, bangkit, membersihkan dirinya dan kembali ke rumah. Di rumah, dia, sekali lagi, berganti baju, berwudhu dan berjalan menuju masjid .

Di tengah jalan menuju masjid , dia bertemu seorang lelaki yg memegang lampu.  


Dia menanyakan identiti lelaki tersebut, dan menjawab "Saya melihat anda jatuh 2 kali di perjalanan menuju masjid, jadi saya bawakan lampu untuk menerangi jalan anda..'

Pemuda pertama mengucapkan terima kasih dan mereka berdua berjalan ke masjid .

Saat sampai di masjid , pemuda pertama bertanya kepada lelaki yang membawa lampu untuk masuk dan sholat subuh bersamanya, lelaki itu menolak, pemuda itu mengajak lagi hingga berkali2 dan, lagi, jawapannya sama.

Pemuda bertanya, kenapa menolak untuk masuk dan sholat.

lelaki itu menjawab

"Aku adalah IBLIS (setan)"


Pemuda itu terkejut dgn jawapan lelaki itu.

Setan kemudian menjelaskan, 'Saya melihat kamu berjalan ke masjid , dan sayalah yg membuat kamu terjatuh. Ketika kamu pulang ke rumah, membersihkan badan dan kembali ke masjid,
Allah memaafkan semua dosa2mu.

Saya membuatmu jatuh kedua kalinya, dan bahkan itupun tidak membuatmu merubah fikiran untuk tinggal di rumah, kamu tetap memutuskan kembali masjid .

Karana hal itu, Allah memaafkan dosa2 seluruh anggota keluargamu.

Saya KHAWATIR jika saya membuat kamu jatuh utk kali ketiga, jangan2 Allah akan memaafkan dosa2 seluruh penduduk desamu, jadi saya harus memastikan bahwa anda sampai dimasjid dgn selamat....'


Moral:
Jangan biarkan Setan mendapatkan keuntungan dari setiap aksinya.  Jangan melepaskan sebuah niat baik yg hendak kamu lakukan karena kamu tidak pernah tahu ganjaran yg akan kamu dapat dari segala kesulitan yg kamu temui dalam usahamu utk melaksanakan niat baik tersebut .



(CreDiT toO UiTM-Melaka)

Friday, November 26, 2010

Puaskah???

PUAsSKAH

Puaskah kau lukaiku
Puaskah kau sakitiku
Puaskah khianatiku
Puaskah hoo.. Sayangku

Di manakah nuranimu
Di mana akal sehatmu
Sekarang kau campakanku
Setelah kau dapatkanku

Reff:
Mungkin hanya bila ku mati
Kau ‘kan berhenti ‘tuk menyakiti
Sampai kapan aku begini
Terus begini
Terus engkau lukai

Ingatlah saat yang lalu
Saat kau peluk diriku
Tapi kini semua lalu
Kau tega khianatiku


- Hanya yang melaluinya akan merasa kepedihan bila menghayati bait2 lirik lagu ini... Rasa kecewa, sedih dan tidak puasa hati pasti akan menguasai diri.... Namun siapalah KITA untuk Melawan Selgala Takdir yang telah ditentukan oleh NYA... Kerana Hanya DIA yang tahu mana yang terbaik untuk umatnya.... -