Lunch ditengahari bersama teman2.... tiba2 seorang budak lelaki membetulkan zip seluarnya di hadapanku... Fizikal luarannya nampak seperti seorang budak lelaki normal... Namun tatkala dia duduk dimeja makan gerai itu, dia menepuk2 tangannya dan seakan2 sangat gelisah barulah ku sedari yang dia bukanlah senormal yang ku sangka...satu keluarga, enam orang, Ayahnya, ibunya, mungkin dua adik lelakinya dan seorang adik perempuan.
Si ibu memanggil budak tersebut untuk duduk disebelahnya yang mana tempat itu telah diduduki adik perempuannya tadi. budak lelaki itu menggeleng2 dan menghentak2 meja tanda tidak setuju. Tiba2 aku terdengar si adik perempuan bersuara,
" Takmau2... Jangan bagi dia duduk dekat sini, biar dia duduk jauh2... Jangan dekat2.. tak mahu2... tak suka... biar dia duduk seorang2 kat hujung tu."
Si ibu menelan liur mendengernya.
Aku yang mendengar terus tersentap di hati... Ya Allah.. kasihannya budak itu, sudahlah berkeadaan istimewa, Adik sendiri tidak mahu mendekatinya... Apalah agaknya yang terdetik dihati budak itu bila di perlakukan sedemikian. Aku hanya memerhatikan sahaja. Sedih, melihatnya.
Apa agaknya yang akan terjadi andai ibu dan bapa dia tiada lagi nanti, terdetik di hatiku... Adakah dia akan dibela atau terus disisih dan dihina saudara sendiri... Tidak sanggup aku membayangkannya...
Hingga saat aku berlalu dari gerai tersebut aku masih terpandang budak itu... Sayu hatiku...
Nasib manusia kan? Kita tak tahu apa yang akan terjadi...
Wednesday, December 22, 2010
Tuesday, December 14, 2010
~Syaitan Membantu Ke Masjid~
Seorang pemuda bangun pagi2 buta utk sholat subuh di Masjid. Dia berpakaian, berwudhu dan berjalan menuju masjid. Di tengah jalan menuju masjid, pemuda tersebut jatuh dan pakaiannya kotor.
Dia bangkit, membersihkan bajunya, dan pulang kembali ke rumah. Di rumah, dia berganti baju, berwudhu, dan, LAGI, berjalan menuju masjid .
Dlm perjalanan kembali ke masjid , dia jatuh lagi di tempat yg sama! Dia, sekali lagi, bangkit, membersihkan dirinya dan kembali ke rumah. Di rumah, dia, sekali lagi, berganti baju, berwudhu dan berjalan menuju masjid .
Di tengah jalan menuju masjid , dia bertemu seorang lelaki yg memegang lampu.
Dia menanyakan identiti lelaki tersebut, dan menjawab "Saya melihat anda jatuh 2 kali di perjalanan menuju masjid, jadi saya bawakan lampu untuk menerangi jalan anda..'
Pemuda pertama mengucapkan terima kasih dan mereka berdua berjalan ke masjid .
Saat sampai di masjid , pemuda pertama bertanya kepada lelaki yang membawa lampu untuk masuk dan sholat subuh bersamanya, lelaki itu menolak, pemuda itu mengajak lagi hingga berkali2 dan, lagi, jawapannya sama.
Pemuda bertanya, kenapa menolak untuk masuk dan sholat.
lelaki itu menjawab
"Aku adalah IBLIS (setan)"
Pemuda itu terkejut dgn jawapan lelaki itu.
Setan kemudian menjelaskan, 'Saya melihat kamu berjalan ke masjid , dan sayalah yg membuat kamu terjatuh. Ketika kamu pulang ke rumah, membersihkan badan dan kembali ke masjid,
Allah memaafkan semua dosa2mu.
Saya membuatmu jatuh kedua kalinya, dan bahkan itupun tidak membuatmu merubah fikiran untuk tinggal di rumah, kamu tetap memutuskan kembali masjid .
Karana hal itu, Allah memaafkan dosa2 seluruh anggota keluargamu.
Saya KHAWATIR jika saya membuat kamu jatuh utk kali ketiga, jangan2 Allah akan memaafkan dosa2 seluruh penduduk desamu, jadi saya harus memastikan bahwa anda sampai dimasjid dgn selamat....'
Moral:
Jangan biarkan Setan mendapatkan keuntungan dari setiap aksinya. Jangan melepaskan sebuah niat baik yg hendak kamu lakukan karena kamu tidak pernah tahu ganjaran yg akan kamu dapat dari segala kesulitan yg kamu temui dalam usahamu utk melaksanakan niat baik tersebut .
(CreDiT toO UiTM-Melaka)
Friday, November 26, 2010
Puaskah???
PUAsSKAH
Puaskah kau sakitiku
Puaskah khianatiku
Puaskah hoo.. Sayangku
Di manakah nuranimu
Di mana akal sehatmu
Sekarang kau campakanku
Setelah kau dapatkanku
Reff:
Mungkin hanya bila ku mati
Kau ‘kan berhenti ‘tuk menyakiti
Sampai kapan aku begini
Terus begini
Terus engkau lukai
Ingatlah saat yang lalu
Saat kau peluk diriku
Tapi kini semua lalu
Kau tega khianatiku
Wednesday, November 24, 2010
Gelora Jiwa....

Lirik Yuna – Gelora Jiwa
Cinta apakah tandanya
Jika egkau hanya mempermudah kata saja
Hati tak akan berguna
Jika sang asmara tidak merasa kedalam jiwa
Jika egkau hanya mempermudah kata saja
Hati tak akan berguna
Jika sang asmara tidak merasa kedalam jiwa
Rindu itulah tandanya
Aku kasih mu aduhai asmara
Cinta oh cinta yang ternyata
Hanya dapat ku sematkan
Didalam dada ku yang remaja
Aku kasih mu aduhai asmara
Cinta oh cinta yang ternyata
Hanya dapat ku sematkan
Didalam dada ku yang remaja
Gelora di dalam jiwa ku
Bergetar merayukan sukma
Menyanyi lagu cinta hati
Tanda ku nan membalas cinta mu
Bergetar merayukan sukma
Menyanyi lagu cinta hati
Tanda ku nan membalas cinta mu
Yang tidak mudah hilang dari kenangan ku
Yang tidak mudah hilang dari kenangan ku
Yang tidak mudah hilang dari kenangan ku
Rindu itulah tandanya
Aku kasih mu aduhai asmara
Cinta oh cinta yang ternyata
Hanya dapat ku sematkan
Didalam dada ku yang remaja
Aku kasih mu aduhai asmara
Cinta oh cinta yang ternyata
Hanya dapat ku sematkan
Didalam dada ku yang remaja
P/S: Nyanyian semula Gelora Jiwa oleh P. Ramlee dalam filem Anjuran Nasib (1952)
Thursday, November 11, 2010
Subscribe to:
Posts (Atom)

