Tuesday, May 5, 2009

KetentuAnNYA...




Suatu masa dulu....
Perhatikan dua gambar ini...
Apa persamaan???
Pemain gitarnya kan??? Yang berbeza ialah penyanyinya...

Satu kebetulan...
Penyanyi Lelaki itu selalu mengunjungi D'santai selalu...
Tetapi tidak pernah berjumpa dengan Vokalis wanita kumpulan itu...
Namun dengan KETENTUANNYA.....
Mereka ditemukan di tempat lain...
Kini Mereka telah BERSATU...
Menjadi satu..

Monday, May 4, 2009

~Killing me softly~


Killing me softly with his song – lauryn hill


Strumming my pain with his fingers,
singing my life with his words,
killing me softly with his song,
killing me softly with his song,
telling my whole life with his words,
killing me softly with his song

I heard he sang a good song, I heard he had a style.
And so I came to see him to listen for a while.
And there he was this young boy, a stranger to my eyes.

I felt all flushed with fever, embarrassed by the crowd,
I felt he found my letters and read each one out loud.
I prayed that he would finish but he just kept right on.

He sang as if he knew me in all my dark despair
and then he looked right through me as if I wasn't there.
But he just came to singing, singing clear and strong.

TERNYATA CINTA - PADI

Ingin sungguh aku bicara
Satu kali saja
Sebagai ungkapan kata… perasaanku padamu

Telah cukup lama kudiam…
didalam keheningan ini
Kebekuan di bibirku
Tak berdayanya tubuhku

Dan ternyata cinta yang menguatkan aku
Dan ternyata cinta… (tulus mendekap jiwaku)

Kau yang sungguh selalu setia
Menemani kesepianku
Menjaga lelap tidurku
Membasuhku setulusnya

Merekahnya fajar hatiku
Menghangatkan luruhku
Dan resapkan keharuman
Engkau yang mencintaiku

Menanti Sebuah Jawaban...

*Menanti sebuah jawaban* ungu violet - padi


Aku tak bisa luluhkan hatimu
Dan aku tak bisa menyentuh cintamu
Seiring jejak kakiku bergeter
Aku tak terpakut oleh cintamu
Menelusup hariku dengan harapan
Namun kau masih terdiam membisu

Sepenuhnya aku ingin memelukmu
Mendekap penuh harapan ‘tuk mencintaimu
Setulusnya aku akan terus menunggu
Menanti sebuah jawaban ‘tuk memilikimu

Betapa piluhnya rindu menusuk jiwaku
Semoga kau tahu isi hatiku
Dan seiring waktu yang terus berputar
Aku masih terhanyut dalam mimpiku







...........

Luka Itu…
Memedihkan Dan Menyakitkan…
Menghancurkan rasa Nikmat...
Menerbitkan Rasa Benci...
Menidakkan Keinginan...
Lantaran Terluka...

Luka Itu...
Mengasak Jiwa...
Meronta Hati yang berdarah...
Terluka...
Lalu.. Tambah Kecewa...

Luka Itu...
Sekali Ia Terjadi...
Darahnya Tak akan berhenti...
Mengalir walau Hari Makin Senja...

Luka...
Aku Terluka dengan kata-katamu...
Aku benar-benar terluka...
Dengan Perilakumu...
Andai Aku Bersalah...
Katakanlah...
Janganlah Kau Lukai Hatiku...
Dengan pedasnya Lidahmu...

Lukaku ini...
Kian Parah..
Tak usah kau cuba mengubatunya...
Aku akan tambah Terluka...
Biar aku sendiri....
Bersama...

LUKAKU INI....